<

Tentang Kita

Marketplace Peer to Peer (P2P) Lending?

Peer to peer (P2P) lending merupakan inovasi dunia finansial teknologi, yaitu metode pemberian pinjaman kepada individu perseorangan atau badan (perusahaan) dari pendana ( pemberi pinjaman ) dapat berupa individu perseorangan atau badan (perusahaan). Perpaduan antara P2P lending dengan sebuah ruang digital ( marketplace ) dapat memudahkan peminjam dan pendana melakukan transaksi pinjam meminjam yang menguntungkan kedua belah pihak secara efektif, dan efisien.

Tujuan dari Peer to peer (P2P) lending sendiri adalah inklusi keuangan dimana dengan kehadiran finansial teknologi memperluas kesempatan bagi sebagian masyarakat Indonesia yang selama ini mungkin belum mendapat mendapat akses ke layanan keuangan dari lembaga keuangan konvensional.

Apa itu AssetKita?

Selama ini masyarakat diresahkan dengan “lintah darat” atau lembaga perkreditan illegal yang memberikan penilaian atau valuasi terhadap jaminan lebih rendah atau bunga yang tinggi. Hadirnya Marketplace Peer to Peer (P2P) Lending AssetKita membantu peminjam dalam memperoleh pinjaman atau kredit yang lebih adil dan lebih menguntungkan. Peminjam dapat mengajukan sendiri nilai pinjaman yang diperlukan dan besaran bunga yang disanggupi dengan pilihan asset jaminan yang dimiliki.

Yang mana nantinya dapat bebas dipilih dan didanai oleh pendana - pendana sesuai preferensi kategori asset jaminan. Sehingga dengan adanya marketplace Peer to peer lending AssetKita, peminjam dapat menerima penawaran pendanaan langsung dari banyak pendana tanpa harus melakukan survey ke banyak tempat. Selain itu, AssetKita dapat menjadi alternatif tabungan bagi pendana yang aman dengan tingkat suku bunga lebih menarik daripada layanan perbankan pada umumnya.

AssetKita berdiri pada tahun 2018 dibawah naungan PT Assetku Mitra Bangsa di Kota Surabaya, tepatnya di jalan Raya Kelurahan Lontar no. 10. AssetKita kini telah dipercaya menjadi Layanan Pinjam Meminjam Uang Berbasis Teknologi informasi yang terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.

Mengapa Pakai Agunan?

Agunan atau asset jaminan pada dasarnya adalah pengikat komitmen antara peminjam dan pendana hingga akhir transaksi. Sehingga dengan adanya agunan dapat meringankan besaran bunga pinjaman bagi peminjam dikarenakan memiliki tingkat resiko yang relatif lebih rendah, jika dibandingkan dengan layanan pinjam meminjam lainnya yang tidak menggunakan agunan. Penggunaan asset jaminan juga dapat meminimalisir kekhawatiran pengguna pinjaman online saat ini terkait kebocoran privasi data dan stigma negatif dari penagihan pinjaman online.

Tim AssetKita

Direksi dan Komisaris

Anthony Yapeter

CEO (Chief Executive Officer) / Co-founder

Andre Prasetyo Gunawan

Komisaris / Co-founder

Robert William Tirtasentana

CTO (Chief Technology Officer) / Co-founder

Anthony Yapeter

Lahir di Surabaya tanggal 05 Januari 1989, Sebagai pendiri sekaligus Direktur Utama di PT. Assetku Mitra Bangsa. Beliau meraih gelar sarjana perdagangan (B.Com) di Monash University Melbourne, Australia di tahun 2010. Setelah Menghabiskan masa masa kuliahnya di Australia.

Anthony Yapeter kembali ke Indonesia mempelajari bisnis pinjaman dan pendanaan dengan bekerja sebagai Finance Officer di salah satu lembaga keuangan di Rogojampi selama 3 tahun. Di umurnya yang ke 30 tahun Anthony Yapeter telah berhasil menjadi CEO di salah satu pengembang real estate terkemuka di Surabaya,sekaligus CEO di PT Dwijaya Prima Raya hingga saat ini.

Andre Prasetyo Gunawan

Komisaris sekaligus pendiri PT. Assetku Mita Bangsa ini lahir di Surabaya, 23 Januari 1990 dan menghabiskan masa mudanya di Kota Pahlawan hingga akhirnya menempuh Pendidikan S1 nya di Monash Unversity Melbourne, Australia dan meraih gelar sarjana perdagangannya di tahun 2011.

Ditahun 2013 hingga tahun 2017, Andre Prasetyo Gunawan bekerja sebagai salah satu Finance Officer di Lembaga Keuangan yang sama dengan Anthony Yapeter dan mempelajari lebih dalam tentang pembukuan dan Keuangan pada sistem pinjam meminjam konvensional. Di tahun 2017 Andre Prasetyo Gunawan mengembangkan bisnis keluarganya di bidang Furniture dengan bergabung sebagai Direktur Utama hingga saat ini.

Robert William Tirtasentana

Memegang peran sebagai CTO ( Chief Technology Officer ) sekaligus menjadi salah satu jajaran pendiri di PT. Assetku Mitra Bangsa, Robert William Tirtasentana menjadi jajaran direksi termuda di perusahaan. Lahir di Surabaya, 15 Desember 1995, Robert William Tirtasentana berhasi meraih gelar sarjana teknologi informasi dan komunikasi di Swinburne University Melbourne, Australia di tahun 2017.

Pengalamannya dalam memimpin tim dan software engineering berawal dari tahun 2016 dengan membangun bisnis berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi bersama rekan rekannya hingga saat ini. Selain itu di tahun 2017 Robert William Tirtasentana juga pernah bekerja sebagai software engineer di salah satu perusahaaan penyedia jasa profesional di bidang service

<